Polisi Pantau Lahan Jagung 21 Hektare di Balongbendo

Polisi Pantau Lahan Jagung 21 Hektare di Balongbendo

SIDOARJO – Anggota Polsek Balongbendo bersama kelompok tani melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung hibrida di lahan seluas 21 hektare milik Poktan Amongkarso 3 di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Komitmen Polresta Sidoarjo dalam memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan dan pengawasan terhadap sektor pertanian. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Panit Binmas Polsek Balongbendo Aiptu AR Maksum bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedungsukodani Aiptu Widi Yayadi yang turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Amongkarso 3 yang dikelola oleh petani Agung F. Tanaman jagung varietas Perkasa Hibrida yang ditanam sejak 14 April 2026 kini telah memasuki usia sekitar 58 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang baik.


Lahan seluas 21 hektare yang sebelumnya kurang produktif kini dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program swasembada jagung dan ketahanan pangan. Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat sehat, tumbuh merata, dan mendapatkan perawatan yang baik dari para petani.


Selain melakukan monitoring, petugas juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas tanaman melalui perawatan intensif, pengendalian hama, dan pemupukan yang tepat hingga masa panen tiba. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Cinta Petani yang terus digalakkan Polresta Sidoarjo.


Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.


"Kami hadir untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik di wilayah Balongbendo. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menggerakkan masyarakat agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif. Seperti yang diharapkan oleh Kapolresta Sidoarjo, Christian Tobing, hasil panen jagung nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujarnya.


Sementara itu, pengelola lahan sekaligus petani, Agung F, mengaku terbantu dengan pendampingan yang dilakukan jajaran Polsek Balongbendo. Menurutnya, perhatian dan dukungan dari kepolisian menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.


"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan pendampingan dari Polri, khususnya Polsek Balongbendo. Kehadiran Bapak Kapolsek dan Bhabinkamtibmas memberikan motivasi kepada kami untuk merawat tanaman dengan lebih maksimal. Semoga hasil panen nanti sesuai harapan dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani," ungkapnya.


Dengan kondisi tanaman yang sehat dan pertumbuhan yang optimal, lahan jagung seluas 21 hektare tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen melimpah. Hasil panen nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu penopang program ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani setempat.


Melalui program Polisi Cinta Petani, Polresta Sidoarjo terus memperkuat sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.